"Ke Magelang, yuk!"
"Mau ke mana emang?"
"Borobudur..."
"Jyaaaaah..."
Kalau mau ngajak saya jalan-jalan ke Magelang jangan ajak ke Borobudur dong, bosen deh kayaknya. Dari jaman masih pake popok udah ke situ. Jaman balita ke situ juga. Jaman remaja nekat piknik-piknikan bareng geng ke sana juga. Dua tahun lalu baru ke sana. Bukannya nggak kangen sama arca-arca warisan nenek moyang itu, tapi ada tempat-tempat lain yang pengen saya kunjungi kalau ke Magelang. Apa aja? yuk simak pengakuan saya di bawah ini ^ - ^
Tempat-tempat yang pengeeen banget saya datengin kalau ke Magelang itu adalah:
1. PUNTHUK SETUMBU
![]() |
source: brobali.com / foto: alyamahira Dari ketinggian 400 Mdpl kita bisa menikmati lukisan alam. Semburat sinar matahari yang baru terbit dan siluet candi Borobudur di balik kabut tipis. Katakanlah saya cengeng, tapi yang seperti ini bisa bikin saya nangis. Saksi kebesaran Yang Maha dan kemudian sadar sesadar-sadarnya betapa kecilnya diri, tapi beraaat sama dosa :''((( |
2. AIR TERJUN SEKAR LANGIT![]() |
source : sites.google.com Ada legenda di balik keindahan panorama air terjun ini. Tahu dong kisah cinta Joko Tarub dan Nawangwulan? Nah, konon di air terjun inilah tempat perjumpaan pemuda dan bidadari itu. Makanya, ada mitos kalau air terjun ini berkhasiat membuat awet muda dan cantik untuk kaum wanita, dan enteng jodoh untuk para pria jomblo. Selain itu, air terjun ini dipercaya berkhasiat menyembuhkan penyakit, dan ehm bisa memperindah organ penting kewanitaan... ehm... *pengen ngakak* Indonesiaaa... kalau nggak ada mitos kurang seru kayaknya, ya :))) |
3. GEREJA AYAM alias RUMAH DOA MERPATI![]() |
source : liputan6.com Ada apa dengan Ayaaam... ahahahah... tempat ini emang semakin happening setelah dijadikan salah satu lokasi filming AADC 2, masih inget dong adegan diculiknya Cinta sama Rangga, dan kemudian berakhir di puncak bangunan ini. Bukan mau napak tilas Cinta dan Rangga kalau saya pengen juga ke sini, selain minat saya pada bangunan-bangunan tua, setelah Punthuk Setumbu, ini spot yang asyik buat menikmati panorama alam perbukitan di Magelang. |
4. RUMAH KAMERA![]() |
source: kabarmagelang.com Karena tempat ini unik dan Instragramable, disebut-sebut sebagai surganya para selfier, maka otomatis tempat ini masuk wishlist. Udah curiga kalau ini tuh pasti galeri dan pemiliknya seorang seniman dan ternyata benar. Tambah lagi poin kenapa tempat ini wajib dikunjungi, karena di sini saya bisa menikmati lukisan-lukisan. Bukan Kurator wannabe sih, tapi senang aja liat lukisan-lukisan yang bagus. |
Itu dia empat tempat wisata yang paling saya pengen kunjungi. Tapi, karena tempatnya berjauhan, nggak bisa tektok sehari beres kan. Minimal dua hari deh stay di Magelang. Terus, urusan
menginap bagaimana?
Gampang aja, di Magelang banyak banget penginapan. Mulai dari kelas hotel bintang lima sampai ke guest house atau homestay murah meriah tapi nyaman. Saya pengen coba penginapan model homestay di tengah suasana pedesaan.
![]() |
source : Traveloka Tinggal di homestay yang benar-benar terletak di lingkungan desa itu tujuan saya. Bertetangga dengan warga desa asli! Happy kayaknya ya bangun pagi duduk di teras, minum kopi tubruk sambil meratiin warga yang lalu lalang mau ke sawah, kebun, ngangon ternak, ke pasar. "Sugeng enjing, Mbak..." mereka akan menyapa ramah sambil terbungkuk. Hmm... |
Hampa rasanya kalau liburan ke suatu tempat tanpa wisata kuliner alias wiskul alias jajan. Jajan apa yang jadi idaman saya kalau ke Magelang? Ini dia...
![]() |
source : harianresep.com Sebagai penggemar kupat tahu, saya udah hapal dong rasa kupat tahu bandung dan kupat tahu tasik. Nah, tiap kali ada kedai kupat tahu magelang yang saya lihat di Jakarta, timbul penasaran, apa sih yang bikin beda. Tapi, nggak afdol nyoba makanan khas kalau nggak di daerahnya langsung. Makanya, kalau ke Magelang, saya harus... kudu... wajib... nyicipin kupat tahunya. |
![]() |
source : tribunnews.com Konon di Magelang ada cemilan khas yang enak banget, namanya sate pisang. Sebagai fans pisang sejati, kurang terhormat rasanya kalau saya nggak nyicip sate pisang. Dan cemilan ini enaknya dimakan sambil minum wedang kacang. Aaaah... menetes air liurku... glek.... |
Dan kemudian... ketika urusan mata dan perut sudah beres, tiba saatnya ngurus Oleh-oleh. Sebetulnya, saya punya paman yang tinggal di kota Magelang. Beberapa kali sempat mengirim makanan khas dari sana. Yang paling sering dikirim itu akhirnya jadi favorit saya banget, yaitu:
![]() |
source : Bukalapak.com Getuk Trio Warna. Makanan dari ketela alias singkong ini rasanya nggak terlalu manis sebagaimana makanan khas dari daerah Jawa pada umumnya. Plus ada rasa gurihnya juga, jadi pas sama selera saya. Selain kombinasi warna yang cantik, tekstur yang lembut bikin betah ngunyah. |
![]() |
source: jualsalakmagelang.com Salak pondoh sih ada di mana-mana ya, tapi salak pondoh dari Magelang rasanya paling pas menurut selera saya. Manisnya pol, makanya sering juga disebut salak madu. Waw, mau datang langsung ke perkebunannya ah, pengen tahu cara metik salak itu seperti apa. |
Baiklaaah... semakin tinggi hasrat bertandang ke Magelang ini ya. Mari yuk mulai berhitung... tung... tung... kalau perlu mecahin celengan. Jangan ragu jangan bimbang ah, udah pasti travelling ke Magelang banyak asyiknya dan menggembirakan.
Let's gooo...
Love,